Atasi Krisis Listrik di Kaur, PLN Diminta Kebut Transmisi 150 KV

Keterangan Gambar : Foto Bersama : Sekd Kaur Usai Rapat Koordinasi Tekhnis Bersama PLN (Foto : Istimewa )


Kominfo- Sekda Kaur Dr. Drs. Ersan Syahfiri, MM didampingi Asisten II Arsal Adelin , MPd menghadiri rapat koordinasi teknis terkait Peningkatan layanan kelistrikan di Kabupaten Kaur dan Percepatan pembangunan Gardu Induk dan SUTT 150 kV Manna - Bintuhan, Selasa (31/5/2022) di Aula PLN UIP Sumatera Bagian Selatan, Kegiatan yang difasilitasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi tersebut juga dihadiri Asdep Infrastruktur Dasar kemenkomarves DR Ir Rahman Hidayat MEng, VP Dalkon Sumatera Kalimantan dan Sulawesi I Nyoman Surdjana, Perwakilan Kejaksaan Tinggi Bengkulu, GM PLN UIW S2JB beserta jajaran serta GM PLN UIP SBS

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan Muhammdah Dahlan Jamaludin mengatakan Tugas Pokok UIP Sumbagsel adalah membangun infrastruktur mulai dari fase perencanaan, perizinan, konstruksi dan pengujian transmisi pada sisi hulu untuk kemudian diserahkan pengelolaan ke PLN UIW S2JB disisi hilirnya, untuk itulah perlu dilaksanakan sinergi dan koordinasi antara pemerintah, forkopimda dan PLN dalam setiap prosesnya

Menurut GM PLN UIW S2JB Bambang Dwiyanto mengatakan, bahwa tantangan keandalan kelistrikan di Kabupaten Kaur salah satunya adalah bentangan panjang jaringan listrik rentan gangguan karena topologi daerah pantai dan jalur pohon produktif warga terlebih lagi jarak Gardu Induk Manna yg mensupply Kabupaten dengan 32 ribu pelanggan ini sejauh 80 KM, untuk itulah perlu segera mempercepat pembangunan Gardu Induk 150 kV Manna-Bintuhan.

Bambang Dwiyanto menambahkan bahwa berdasarkan data penyebab gangguan di Kaur 72 persennya berasal dari pohon, secara teknis daya Mampu supply sebesar 26 MVA dengan Beban Puncak Kabupaten Kaur sebesar 13.6 MVA, masalah bukan berasal dari kebutuhan akan supply nya namun panjang jaringan listrik yang terbentang sepanjang 115 kMS di pesisir pantai menyulitkan pemulihan per segmen apabila terjadi gangguan, butuh waktu 1 jam 45 menit menuju lokasi

Sementara itu sekda Kaur Dr. Drs. Ersan Syahfiri, MM menyampaikan beberapa hasil rapat koordinasi Tehnis yang difasilitasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi tersebuat, diantaranya PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan Agar segera  Menyusun Time Scedhule untuk Percepatan Pembangunan SUTT  dikabupaten Kaur dan Bengkulu selatan agar pada 2023  Pembangunan Tower Tuntas,

“Untuk pembebasan lahan Pemerintah Kabupaten Kaur dan Pemerintah Bengkulu Selatan diharapkan mendukung atau Siap Mendukung terhadap proses Pembebasan Lahan atau proses Ganti Rugi pembangunan Tower SUTT 150 KVA yang dilaksanakan oleh PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan ,termasuk dalam proses pambangunan tapak Tower SUTT, dan ini sudah kita lakukan di kecamatan semidang gumay beberapa waktu lalu “ Ujar Sekda

Sekda Menambahkan Progres pembangunan Gardu induk di Kabupaten kaur yang saat ini mencapai 80 persen akan terus dilakukan pemantauan oleh Deputi Kementerian Kemaritiman dan Investasi agar pembangunannya tuntas sesuai jadwal dan tranmisi 150 KV bisa segera terkoneksi

Lanjut sekda, untuk permasalahan sering padamnya listrik di kabupaten Kaur berdasarkan hasil data PLN, 70 Persen akibat dari gangguan Tanam tumbuh , Sekda meminta kepada masyarakat untuk mendukung dan merelakan tanam tumbuhnya yang mengganggu jaringan listrik untuk di Pangkas/ditebang oleh pihak PLN dibawah Pengawasan Pemerintah Daerah Kaur. (tp/dari berbagai sumber)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.

function noCopy() { echo ''; } add_action('wp_head', 'noCopy');