BPOM Periksa Takjil di Sentra Kuliner dan Taman Bineka

Keterangan Gambar : Petugas BPOM Di Bengkulu saat pengambilan Sampel


Kominfo- Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di  Bengkulu yang bekerjasama dengan Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur  melakukan pemeriksaan Pengawasan takjil (Makanan dan Minuman ) yang dijual pedagang di pasar ramadhan Sentra Kuliner dan Taman Bineka  dengan Mobil Laboratorium Keliling, serta Edukasi dengan memberikan KIE dan menyebarkan leaflet kepada pedagang takjil, Kamis (21/4/2022)

Menurut Koordinator Infokom BPOM di Bengkulu Yunika Sary,S.Farm.,M.Si.,Apt kegiatan yang dilaksanakan oleh BPOM ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan dan identifikasi adanya bahan berbahaya pada produk pangan yang dijual masyarakat

“Untuk di Kabupaten Kaur kami melakukan pemeriksaan di tiga titik, pagi tadi kami melakukan pemeriksanan di pasar impres, dan sore ini kami melanjutkan pemeriksaan di pasar ramadhan sentra kuliner dan Taman Bineka” ujar Yunika

Yunika menambahkan untuk pemeriksaan takjil di sentra kuliner diambil sebanyak 53 sampel, dengan rincian 25 sampel di Sentra kuliner dan 28 sampel di taman bineka

“untuk pengolahan takjil ada 53 sampel yang sudah kami ambil semuanya tidak mengandung bahan berbahaya, aman terhadap empat parameter dari rodamin B, formalin, boraks, dan Methanyl Yellow, tapi untuk sampel dipasar impres kami menemukan 3 sampel yang teridentifikasi mengandung bahan berbahaya berupa produk cincau dan dua produk krupuk, namun itu baru hasil identifikasi dari reagen tes kit” Ujar Yunika

Dari hasil identifikasi tersebut, Yunika menambahkan, BPOM di bengkulu akan melakukan uji laboratorium untuk memastikan kandungan berbahaya produk tersebut dan nantinya akan memberikan laporan kepada OPD Terkait

Sementara Itu Kasi Pengembangan Sarana dan Prasarana Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Mahdianti, S.Sos bersama Staf Kefarmasian Dinas Kesehatan Kaur Yustika  menyampaikan Bahwa kegiatan yang dilaksanakan bersama BPOM di Bengkulu ini merupakan upaya pemerintah  dalam melindungi masyarakat dari makanan dan minuman yang mengandung bahan berbahaya,

“Hasil pemeriksaan dari BPOM tadi akan kami laporkan kepada pimpinan, dan juga terkait temuan produk makanan yang mengandung bahan berbahaya tadi akan menjadi atensi kami, sambil menunggu hasil uji laboratorium” tutup Mahdianti (tp)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.

function noCopy() { echo ''; } add_action('wp_head', 'noCopy');