Buka Rakor Gugus Tugas Reforma Agraria 2024, Ini Harapan Staf Ahli  Hopalara

Keterangan Gambar : Foto bersama Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Kaur Tahun 2024


Kominfo- ATR/BPN Kantah Kaur gelar Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Kaur Tahun 2024 dengan Tema "Arah kebijakan dan penanganan Reforma agraria melalui percepatan penanganan aset dan konflik araria serta peningkatan pemberdayaan ekonomi mayarakat menuju Kaur Berseri", Rabu (8/4/2024) di Ballroom salah satu hotel Kota Bintuhan, dan dibuka secara langsung oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Politik, Hopalara, S.Pd.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Politik dalm sambutannya mengatakan engan adanya pelaksanaan rapat koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Kaur yang dilaksanakan hari ini diharapkan dapat mengumpulkan menghasilkan data baik itu penataan aset dan penataan akses serta menjalin kolaborasi yang baik antar lembaga.

“Saya harapkan pada kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria ini dapat menjadi perhatian dari seluruh pemangku kepentingan, stockholder, maupun masyarakat untuk dilakukan kolaborasi (bekerja sama) dalam pelaksanaan kegiatan ini” Ungkap Hopalara

Menurut Hopalara dari Rapat Koordinasi GTRA ini perlu diidentifikasi potensi asset dan potensi akses serta penentuan lokasi reforma agraria pada tahun ini

“Dengan terciptanya Kerjasama serta kolaborasi Kementerian/lembaga bersama pemerintah daerah, stakeholders, maupun masyarakat, diharapkan dapat mewujudkan keadilan dalam penyelesaian ketimpangan penguasaan, penggunaan dan pemanfaatan tanah” Ujar Hopalara

Dikatakan Hopalara Reforma Agraria dimaknai sebagai penataan aset dan penataan akses. Penataan aset dalam hal ini adalah pada pemberian rekomendasi dan seterusnya akan ditindak lanjuti menjadi tanda bukti kepemilikan atas tanahnya, Sedangkan penataan akses adalah penyediaan dukungan atau sarana-prasarana dalam bentuk penyediaan infrastruktur, dukungan pasar, permodalan, teknologi, dan pendampingan atau pemberdayaan lainnya sehingga subyek Reforma Agraria (masyarakat) dapat mengembangkan kapasitasnya.

“Skema reforma agraria harus ada kesinambungan antara aset dan akses. Sehingga, nilai manfaatnya benar-benar bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, memberikan dampak baik guna menjamin strategi penataan ruang dan pertanahan yang diimplementasikan bagi pembangunan di Kabupaten Kaur”Kata Hopalara

Dalam kesempatan tersebut Hopalara juga meminta kepada pihak ATR/BPN Kantah Kaur untuk menjadikan permasalah lahan Prokimal menjadi lokus GTRA, karena menurut dia lahan Prokimal yang luasnya 3.200 H tersebut sampai saat ini menjadi lahan tidur

“kita juga mengharapkan bantuan penyelesaian terhadap konflik-konflik agraria yang ada dikabupaten kaur diantara lahan wisata, dan juga konflik antar masyarakat” ujar Hopalara

Terpisah Kepala ATR/BPN Kantah Kaur Rahdian Suryo Anindito, S.Si mengatakan Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Kaur Tahun 2024 yang dilaksanakan inimerupakan lanjuta dari kegiaan yang dilaksanakan pada tahun sebelumnya

“Kegiatan ini bertujuan untuk elaborasi dan kolaborasi adengan seluruh pemnagku kepentingantermasuk dengan pemda kaur untuk bisa melaksanakan reforma agrari di bumi seaseseijean yang merupakan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 Tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria diIndonesia” Ujar Rahdian

Rahdian menuturkan pada tahun 2024 ini hasil dari identifikasi dan Inventarisasi GTRA tahun 2023 akan ada penambahan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) yang lokasinya di Desa Cinta Makmur kecamatan Muara Sahung (top) 

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.

function noCopy() { echo ''; } add_action('wp_head', 'noCopy');