Eks. Transmigrasi Tanjung Agung Usulkan Pemekaran

Keterangan Gambar : Camat tetap M. Edian


Kominfo- Tujuh desa dari tiga kecamatan diantaranya Maje, Nasal dan Tetap mengusulkan untuk mekar dari desa induk, salah satunya adalah Sido Makmur yang desa induknya Desa Tanjung Agung Kecamatan tetap, daerah yang sebelumnya adalah wilayah tranmigrasi ini memili rentang kendali dengan desa induk 6 km

Saat dikonfirmasi media center, Camat Tetap M. Edian, ST mengatakan untuk Kecamatan Tetap hanya satu desa yang mengusulkan mekar dari desa induk Desa Tanjung Agung , yang mengusukaln mekar adalah eks  Transmigrasi 1 dan 2,  di mana transmigrasi ini ada mulai tahun 2011 dengan jumah 100 KK dan Pada tahun 2012 bertambah 50 KK, jumlah keseluruhan ada 150 KK

“Selama 5 tahun berdirinya transmigrasi ini dibawah pembinaannya kementerian Transmigrasi, dan sesuai aturan pada  tahun 2017 transmigrasi 1 dan 2 ini dikembalikan ke Pemerintah Kabupaten Kaur” terang M. Edian

M. Edian Menambahkan dengan diserahkan Transmigrasi Tanjung Agung kepada Pemda Kaur tentu warganya merupakan bagian dari warga Kabupaten Kaur dan masuk wilayah Desa Tanjung Agung tentunya tergabung dengan Pemdes Tanjung Agung

“Karena Rentang Kendali antara Eks. Transmigrasi dengan desa induk cukup jauh dan dengan fasilitas jalan yang kurang memadai untuk perkembangan kemakmuran masyarakatnya yang ada lokasi eks transmigrasi,  tentu ini menjadi kendala, dan warga eks. transmigrasi memutuskan untuk mengusul pisah dengan desa induk, dan wilayah Eks. Transmigrasi memiliki prioritas untuk menjadi desa” Tambah M. Edian

Dengan adanya usulan memisahkan diri dari desa induk, M. Edian mengatakan pihak kecamatan  mendukung desa eks. Transmigrasi ini untuk menjadi Desa definitif

“Proposalnya sudah kita sampaikan ke pemerintah Daerah dan telah kita bahas bersama, pemerintah daerah pun mendukung” ujar M. Edian

M. Edian pun menerangkan untuk desa yang mengusulkan mekar, nanti proposal yang sudah disampiakan akan di survey oleh tim desa persiapan, apakah data yang disampaikan sesuai dengan yang dilapangan

“Dalam waktu dekat tim desa persaiapan akan turun ke lapangan dan mengecek apabila itu sudah memenuhi, akan diusulkan dan dikoordinasikan ke pemerintah provinsi, dan apabila dari pemerintahan provinsi nanti sudah menyetujui maka ini kita akan laporkan ke Kementerian Desa” Pungkas M. Edian. (094)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.

function noCopy() { echo ''; } add_action('wp_head', 'noCopy');