Gerakan Nasional Aksi Bergizi 2022, Wabup : Salah Satu Upaya Percepatan Penurunan Stunting

Keterangan Gambar : Foto Bersama : Wakil Bupati bersama lintas sektor yang terlibat pada Gerakan Nasional Aksi Bergizi 2022


Kominfo- Wakil Bupati Kaur Herlian Muchrim, ST  menghadiri kegiatan Gerakan Nasional Aksi Bergizi tingkat Kabupaten Kaur, yang diselenggarakan di SMAN 1 Kaur, Kamis (26/10/2022). Gerakan Nasional Aksi Bergizi 2022 ini diadakan secara serentak se-Indonesia. Sasarannya adalah siswa-siswi SMA/SMP sederajat dengan jumlah sasaran sebanyak 1.028 sekolah SMP/SMA di 514 kabupaten kota se-Indonesia.

Mengawali acara Gerakan Nasional Aksi Bergizi ini dimulai dengan senam bersama, sarapan sehat bersama, serta dilanjutkan dengan meminum tablet tambah darah (TTD) untuk para siswi.

Dalam Arahannya Wakil Bupati Kaur  menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, yang meliputi kegiatan senam germas bersama, sarapan pagi bersama, dan minum tablet tambah darah pada siswi kelas X (sepuluh) sampai dengan Kelas XII (dua belas).

“Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang dapat dialami oleh semua kelompok umur mulai dari balita, remaja, ibu hamil sampai usia lanjut. Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa anemia pada anak usia 5-14 Tahun tercatat sebesar 26,8 Persen dan Usia 15-24 tahun sebesar 32 persen. hal ini berarti sekitar 3 dari 10 anak di indonesia menderita anemia” Ujar Wabup

Wabup mengatakan pemberian tablet tambah darah dilakukan sebagai upaya atas kerjasama lintas sektor dalam penurunan stunting, untuk itu melalui kegiatan Gerakan Nasional Aksi Bergizi ini bertujuan sebagai landasan kerjasama bagi para pihak bersinergi untuk pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri baik di tingkat SMP maupun di tingkat SMA sebagai wujud pencegahan dan penurunan stunting

“Kegiatan yang di laksanakan hari ini merupakan salah satu upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kaur, ini bagian dari implementasi intervensi gizi Spesifik dan sensitif dalam upaya penurunan stunting” Terang Wabup

Salah satu layanan intervensi gizi spesifik itu, Tambah Wabup adalah remaja putri mengkonsumsi tablet tambah darah, secara nasional pada akhir tahun 2024 targetnya 58 persen minimal remaja putri mengkonsumsi tablet tambah darah dan tentunya diperlukan upaya bersama agar target ini dapat dicapai.

“Tujuan pemberian tablet tambah darah ini selain untuk meminimalisir potensi anemia yang berakibat terhadap gangguan kesehatan dan penurunan prestasi di sekolah, Pemberian tablet tambah darah juga untuk mempersiapkan kesehatan remaja putri pada saat sebelum menjadi seorang ibu” tambah Pria yang akrab dipanggil Uda Heri ini

Pemberian tablet tambah darah pada remaja putri ini, lanjut  Wabup mencegah ibu nantinya melahirkan bayi dengan tubuh pendek (stunting) dan berat badan lahir rendah.

“Dengan minum tablet ambah darah secara rutin, diharapkan mampu mengurangi potensi anemia remaja dan lahirnya bayi dalam keadaan stunting dari para ibu nantinya, sehingga terciptanya generasi muda kaur yang sehat dan cerdas punya daya saing” tegas wabup

Diakhir sambutannya Wabup mengatakan  program ini tidak akan terlaksana dengan baik tanpa kebersamaan, persatuan, dan gotong royong semua pihak dan merupakan tugas bersama. untuk itu kegiatan Gerakan Nasional Aksi Bergizi ini bukan hanya menjadi kegiatan seremonial belaka, namun mampu memberikan solusi dan tekad yang kuat dalam penanggulangan stunting.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan kabupaten Kaur Gusdiarjo, SKM, Selaku Ketua Panitia dalam laporannya mengatakan kegiatan yang dilaksanakan di SMAN 11 Kaur ini melibatkan 496 Siswa yang terdiri dari 106 siswa dan 390 Siswi

“Selain di SMAN 1 Kaur, kegiatan ini juga dilaksanakan di seluruh SMP dan SMA di kabupaten Kaur” Ujar Gusdiarjo

Gusdiarjo menuturkan, kegiatan Gerakan Nasional Aksi Bergizi juga diharapkan dapat motivasi sekolah-sekolah untuk ikut melaksanakan kegiatan aksi bergizi secara rutin.

Selain itu sebagai bentuk upaya meningkatkan gizi remaja serta mencegah anemia pada remaja putri, serta mendukung pencegahan stunting secara nasional. (094)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.

function noCopy() { echo ''; } add_action('wp_head', 'noCopy');