Pendeteksi Dini Potensi Konflik di Desa, 195 AKD Ikuti Sosialisasi

Keterangan Gambar : Foto Bersama usai pembukaan sosialisasi dan pendalaman materi relawan kewaspadaan (Foto : anugra Prokopim)


Kominfo- Untuk meningkatkan kapasitasnya sebanyak 195 Agen Kewaspadaan Dini tingkat Desa/Kelurahan se-Kabupaten Kaur mengikuti sosialisasi dan pendalaman materi relawan kewaspadaan, Kamis (16/5/2024) Kegiatan yang diselenggarakan oleh  Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bengkulu yang bekerjasama dengan Pemda Kaur tersebut dilaksanakan di gedung serbaguna padang kempas

Bupati Kaur H. Lismidianto, SH, MH yang membuka Kegiatan tersebut dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan amanat Permendagri Nomor 46 Tahun 2019 yang merupakan perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 tahun 2018 tentang kewaspadaan dini di daerah,

“Agen Kewaspadaan Dini memiliki peran dalam proses deteksi dini dengan mengumpulkan informasi penting di masyarakat," ungkap Bupati

Dikatakan Bupati, agen kewaspadaan dini ini merupakan mata-mata atau intelijen bagi Pemerinatah Daerah yang berada di desa dan kelurahan. Para agen diharapkan dapat memberikan semua informasi kepada Pemerintah terkait kerawanan yang terjadi di desa maupun kelurahan. Baik itu kerawanan dibidang bencana, bidang agama, sosial hingga kerawanan dibidang politik dan lain sebagainya.

“Oleh sebab itu, maka saya berpesan kepada seluruh Agen Tingkat Desa dan Kelurahan di Kabupaten Kaur agar melaksanakan tugas yang baik dengan segala kesungguhan dan tanggung jawab sebagai wujud pengabdian kepada Pemeritah Daerah Kabupaten Kaur dan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia” Ujar Bupati

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bengkulu Jaduliwan, S.E,.M.M memberikan apresiasi kepada Bupati Kaur yang telah memberikan atensi dengan kegiatan yang merupakan bentuk implemtasi deteksi dini dan cegah dini  di kabupaten kaur

“kegiatan yang menghadirkan narasumber berasal dari Polda Bengkulu, Kejati Bengkulu dan BINDA Bengkulu ini kita laksanakan road show di sembilan Kabupaten, Satu  Kota hanya Kabupaten kaur yang di hadiri langsung oleh Bupati” Ungkap jaduliwan

Jaduliwan menuturkan kegiatan yang dilaksanakan bukan tana alasan, karena menurt dia keamanan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi adalah tanggung jawab bersama yang  mempunyai peran masing-masing dalam menjaga keamanan di lingkungan sekitar.

“kewaspadaan dini masyarakat merupakan kondisi kepekaan, κesiagaan, dan antisipasi masyarakat dalam menghadapi potensi serta indikasi seperti timbulnya bencana alam, aksi unjuk anarkis, konflik sosial terhadap masyarakat maupun bencana baik alam maupun non alam” Ungkap Jaduliwan

Dikatakan Jaduliwan peran pemerintah dalam upaya kewaspadaan dini sangatlah penting dan diharapkan dengan adanya agen kewaspadaan desa/kelurahan se-kabupaten kaur potensi konflik sosial di masyarakat dapat diantisipasi lebih cepat, sehingga tidak sampai menimbulkan konflik yang lebih besar.

“dalam rangka memperluas cakupan informasi di wilayah, perlu juga adanya sinergitas antar pemerintah provinsi dengan tim kewaspadaan dini di desa/kelurahan agar dapat mengoptimalkan pelaporan yang lebih intens, akurat, cepat dan bertanggungjawab serta smart dalam memberikan informasi, karena informasi sekecil apapun mempunyai nilai”Kata Jaduliwan

Jaduliwan juga menyampaikan pentingnya peran agen kewaspadaan dini dalam memantau perkembangan dan potensi konflik di kabupaten Kaur, hal ini mencerminkan upaya proaktif untuk mencegah dan menangani potensi kerawanan di masa mendatang dan memberikan penilaian positif terhadap kondisi keamanan di Bumi se’ase seijean menjelang pilkada 2024.

“kita juga berharap, agen kewaspadaan dini juga mampu berperan dalam menjaga kondisi kondusif ini hingga selesainya pesta demokrasi”Pungkas Jaduliwan (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.

function noCopy() { echo ''; } add_action('wp_head', 'noCopy');